Sabtu, 31 Desember 2011

 - Ketika anak Anda memasuki usia sekolah, minat dan bakat mereka mulai terlihat. Namun jika mereka lebih tertarik untuk bermain game di komputer daripada beraktivitas di luar, bagaimana cara menggali bakatnya?

Lisa J. Crockeet, PhD, seorang profesor di University of Nebraska, menyarankan untuk memotivasi anak agar mengikuti kegiatan ekstrakulikuler di sekolah. Lisa mengatakan, "Terlibat dalam ekstrakulikuler memberikan banyak manfaat pada aspek kehidupan seorang anak, baik sekarang maupun di masa mendatang."

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ekstrakulikuler mampu mendapatkan nilai yang bagus, kepercayaan diri yang tinggi, manajemen waktu yang baik, cenderung menghindari alkohol dan narkoba serta drop-out. Menurut penelitian yang dilakukan Thomas Fritsch, PhD dari Parkinson Research Institute di Aurora Sinai Medical Center Milwaukee, kegiatan ekstrakulikuler mempengaruhi kemampuan kognitif seorang anak di masa mendatang. Jika anak Anda mengikuti aktivitas tersebut semasa sekolah, maka pada umur 75 tahun, ingatannya masih cukup bagus.

Mendorong anak Anda untuk ikut dalam kegiatan ekstrakulikuler membantunya untuk mencari jati diri. Dari aktivitas ini, dia bisa mengetahui siapa dia dan apa yang ingin dia lakukan. Lebih jauh, anak Anda akan menemukan hal apa yang dia sukai dan bidang yang dia kuasai. Ekstrakulikuler memberikan tiga hal yang bermanfaat bagi anak Anda yaitu aktivitas, aspirasi dan prestasi. Tapi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengikutkannya dalam kegiatan ini, seperti yang dikutip dari Good Housekeeping Amerika.

1. Mencoba Dua Kegiatan
Anda bisa membantu anak menemukan bakatnya dengan mendorongnya untuk mengikuti ekstrakulikuler, namun berapa banyak dan aktivitas yang seperti apa yang dia suka? Cobalah untuk mengikutkan dia dua kegiatan terlebih dulu, misalnya balet dan piano untuk anak perempuan atau basket dan gitar untuk anak laki-laki Anda.

"Terlalu banyak tanggung jawab yang diambil oleh seseorang membuat mereka frustasi," tulis Tina Seelig, PhD, seorang ahli syaraf, pada bukunya What I Wish I Knew When I Was 20: A Crash Course on Making Your Place in the World. Sehingga Tina menyarankan untuk mencoba dua kegiatan saja bagi anak Anda. Hal ini dirasa cukup efektif untuk mengetahui kegiatan mana yang lebih mereka sukai.

2. Berikan Cukup Banyak Waktu
Anak yang telah mengetahui minat dan bakatnya sejak usia dini, memang bisa menjadi seorang yang ahli di bidang tersebut ketika dewasa. Namun presentase anak-anak yang seperti itu hanya sekitar 20%. Sekitar 25% anak-anak menemukan bakatnya setelah hanyut mengikuti arus yang ada di sekitarnya.

Sisanya sekitar 50-60%, masih mencari apa yang menjadi minatnya dan masih belum menemukannya sampai beranjak remaja. Menurut William Damon, PhD, direktur Stanford University Center on Adolescence dan penulis 'The Path to Purpose: How Young People Find Their Calling In Life', remaja yang masih belum menemukan minat dan bakatnya cenderung menjadi pemimpi dan penggemar amatir. Pemimpi adalah mereka yang mempunyai angan-angan terlalu tinggi tapi tidak berusaha meraihnya, sedangkan penggemar amatir adalah mereka yang masih terus mencoba satu per satu kegiatan sampai menemukan apa yang menjadi minatnya.

Anak-anak tipe pemimpi maupun penggemar amatir pada dasarnya adalah anak-anak hebat yang melakukan sesuatu seperti yang diharapkan pada mereka; mengikuti ekstrakulikuler dan mengerjakan PR. Pada akhirnya mereka akan menemukan bakat mereka, hanya saja butuh lebih banyak waktu. Anak muda jaman sekarang memang disuguhi banyak pilihan dan kesempatan, tugas orang tua adalah membantu mereka mengasah bakatnya, begitu saran Damon.

Banyak orangtua yang frustasi ketika anak mereka meninggalkan kegiatan yang telah diikutinya beberapa saat, hal itu sangat wajar terjadi, begitu kata Katharine brooks, EdD, direktur Liberal Arts Career Services University of Texas dan pemulis buku "You Majored in What?". Menurutnya, Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda bersikap seperti itu. Katarhine sendiri telah melakukan pengembaraan untuk menemukan apa yang menjadi gairah hidupnya. "Anda tidak hanya menggunakan waktu untuk menemukan apa yang Anda inginkan, tapi Anda juga perlu menggunakan waktu untuk mencari tahu apa yang tidak Anda inginkan," kata Katarhine.

3. Coba Lagi
Para ahli menyebutkan ada tiga tahapan belajar. Tahap pertama adalah Inkompetensi Bawah Sadar, saat anak tidak tahu apa yang mereka tidak tahu. Tahap kedua adalah Inkompetensi Sadar, katika anak sadar bahwa apa yang dia kerjakan cukup sulit dan dia bertahan. Tahap ketiga adalah Kompetensi Sadar, saat anak melakukan upaya untuk mempelajari sebuah kegiatan.

Ketakutan dan ketidakamanan harus diatasi. Beberapa anak yang perfeksionis akan merasa frustasi ketika mereka tidak dapat melakukan kegiatan tersebut dengan baik, sehingga mereka memilih untuk berhenti. Antara tahap 2 dan tahap 3 biasanya terjadi jeda yang disebut periode terbengkalai, dimana seorang anak akan meninggalkan kegiatannya sejenak karena berbagai alasan. Saat dia mulai mengerjakan kegiatan itu kembali, dukunglah dia karena saat itulah dia telah siap untuk melakukan kegiatan tersebut secara lebih serius.

4. Mencari Celah
Ada kalanya Anda harus berhenti mendorong anak Anda untuk melakukan kegiatan yang nampaknya tidak terlalu dia sukai. Cobalah untuk mencari celah dengan mendengar dan mengamati apa yang disukainya. Anda bisa mengamati tontonan favoritnya di tv, atau Anda bisa bertanya "Apa yang akan kita lakukan untuk mengisi liburan?"

Hal-hal kecil bisa mengarahkan seorang anak pada apa yang sesungguhnya dia sukai. Misalnya seorang anak yang suka membantu orang tuanya memasak, mungkin dia memiliki minat pada tata boga. Atau ketika seorang anak suka dengan film-film dengan genre scientis, mungkin dia berbakat dalam bidang ilmiah. Bahkan jika anak Anda suka membongkar-bongkar komputer biarkan dia melakukan hal tersebut, mungkin dia tertarik dengan hal-hal yang berbau teknologi.

wolipop.com

9 Resolusi Proaktif untuk Karier Cemerlang

- Tahun segera berganti. Waktunya Anda memulai perencanaan karier agar lebih baik lagi di tahun depan. Anda bisa mengadopsi saran yang diberikan Shelly Gorman, direktur managemen karier dari UNC Kenan-Flagler Business School, tentang beberapa resolusi proaktif yang bisa dilakukan untuk meningkatkan karier Anda.


1. Cek kembali manajemen karier Anda. 
Untuk memastikan Anda berada pada jalur karier yang tepat untuk Anda, maka tak ada salahnya untuk mengecek kembali dan intropeksi diri Anda dengan pertanyaan seperti, "Dalam pekerjaan ini apakah saya bisa sepenuhnya memanfaatkan keahlian saya?", "Apa visi lima tahun saya ke depan, dan apakah karier saya yang sekarang bisa mewujudkan hal ini?", "Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sekarang ini?"

2. Miliki pola pikir proaktif. 
Terkadang banyak orang yang terperangkap untuk selalu menunjukkan nilai dan kemampuan mereka, tapi sayangnya mereka tidak pernah mendapatkan apa yang mereka inginkan karena mereka tidak berpikir proaktif dan malu bertanya. Dalam manajemen karier, menjadi rendah hati dan proaktif memang sangat dibutuhkan.

3. Temukan "merek" Anda dan "jual diri" Anda. 
Seringkali, banyak orang tidak mampu "menjual diri" mereka dengan baik ketika mencari pekerjaan baru atau bersaing untuk mendapatkan posisi baru di kantor mereka saat ini. Temukan berbagai hal yang menjadi kekuatan Anda dalam bekerja. Setelah Anda menemukan kekuatan diri, Anda akan lebih mudah mengkomunikasikan keterampilan, potensi, dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.

4. Memotivasi diri. 
Untuk mendapatkan posisi dan karier yang lebih baik lagi maka Anda tak boleh berhenti untuk tetap belajar dan memotivasi diri. Ambillah sebuah kelas keterampilan atau kembali ke bangku kuliah untuk mengembangkan keterampilan dan memajukan karier Anda tanpa mengganggu pekerjaan Anda.

5. Membangun Networking. 
Tak bisa dipungkiri bahwa adanya jaringan atau networking bisa berpengaruh pada peningkatan karier Anda. Terutama jika pekerjaan Anda berhubungan dengan orang lain dan membutuhkan adanya hubungan dengan orang lain. Namun Gorman mengatakan, bahwa sebenarnya networking ini hanyalah sebagai alat pendukung untuk melakukan pekerjaan Anda, bukan sepenuhnya dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan.

6. Terus belajar. 
Jangan pernah malu untuk tetap terus belajar dari orang lain yang lebih sukses untuk membantu membangun kemajuan karier Anda. Namun, jangan hanya belajar dari satu orang saja, ada baiknya untuk belajar dari beberapa orang sukses sekaligus. Karena dengan berkonsultasi pada beberapa orang sekaligus, Anda dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan dari berbagai sudut pandang.

7. Jangan terlalu banyak berasumsi. 
Jangan biarkan asumsi negatif Anda tentang industri atau posisi pekerjaan tertentu menghambat kemajuan karier Anda. Jika kebetulan Anda ditawarkan untuk mengisi posisi jabatan baru, maka jangan terlalu berasumsi negatif. Sebaiknya lakukan beberapa penelitian sederhana tentang pekerjaan tersebut dan posisinya agar Anda bisa melakukannya dengan baik. Jangan mudah menyerah dan pesimis sebelum Anda mencobanya karena terpengaruh berbagai asumsi negatif.


8. Buatlah perencanaan pengelolaan karier. 
Buatlah rencana manajemen karier Anda lengkap dengan tolok ukur dan metrik rencana kerja. Hal ini bertujuan untuk membantu visi kerja Anda tetap berada di jalur yang tepat. Selain bekerja, buatlah rencana untuk menghadiri berbagai pertemuan untuk menjalin relasi dengan orang lain sekaligus bisa membantu Anda untuk berpikir proaktif. Seringkali, orang-orang terlena dengan menjalankan kehidupan yang mengikuti arus. Padahal, waktu Anda akan lebih bermanfaat dan menyenangkan, karier pun semakin naik kelas, jika Anda memiliki rencana tertentu pada karier dan hidup.

9. Jadilah teman yang baik untuk diri sendiri. 
Kita seringkali mengandalkan teman baik untuk mendapatkan nasihat. Jika Anda begitu yakin dengan nasihat sahabat Anda, mengapa tak coba melakukannya terhadap diri sendiri? Percayalah bahwa Anda bisa memotivasi diri Anda jauh lebih baik karena Andalah yang paling tahu apa yang tepat untuk Anda dan hal yang paling baik yang bisa Anda lakukan.

female.kompas.com










Senin, 12 Desember 2011

Andaikan


Andaikan aku wanita hebat
Andaikan aku jadi pengusaha
Andaikan aku punya uang banyak
Andai aku punya sepeda gunung yang elegan
Andaikan aku punya mobil istimewa
Andaikan aku punya rumah besar di puncak
Andaikan aku bisa berkeliling di dunia
Andaikan aku orang kaya
Andaikan aku bisa memenuhi kebutuhan ku dan orang banyak

Andaikan aku wanita tercantik di dunia dan akhirat
Andaikan aku punya pendamping tampan
Andaikan aku bisa meningkatkan taraf hidup keluarga
Andaikan aku bisa menjunjung harkat dan martabat keluarga
Andaikan aku orang yang beruntung di dunia 
Andaikan aku orang yang beruntung diakhirat
Andaikan aku jadi muslimah yang sholihah
Andaikan aku orang yang boros sedekah
Andaikan aku jadi orang yang baik di jagat raya
Andaikan aku bisa menjadi orang yang mendekati sempurna
Andaikan aku menjadi panutan dan teladan sesama
Andaikan aku wanita pilihan ALLAH SWT
Andaikan aku jadi hamba yang disayang ALLAH SWT
Andaikan aku jadi orang yang bermanfaat bagi sesama
Andaikan aku jadi orang yang berguna bagi agama,bangsa dan negara

Andaikan impian ku terkabul semua
Andaikan ALLAH SWT mendengar dan mengabulkan semua do'a

Kamis, 08 Desember 2011


Dewasa ini, semakin banyak inovator-inovator handal yang lahir, begitu pun dengan para kreator. Tapi sayangnya siklus ini juga dibarengi dengan timbulnya para plagiator dan follower. Berarti ada kemajuan juga ada kekurangan. Di satu sisi kita bangga dengan lahirnya para inovator juga kreator, sisi lain, mengundang miris melihat lebih banyak yang menjadi plagiator ato malah berpuas sebagai follower.

Kalo menurut saya sih sangat disayangkan ketika kita hanya mampu memplagiat atau hanya diam bertepuk tangan sebagai follower sementara banyak hal yang bisa kita lakukan. Oiya, sebelum lanjut, mendukung suatu karya itu beda lho dengan menjadi follower. Pun berinovasi karena pans melihat orang sukses juga beda dengan plagiator, apalagi di Indonesia. 


Saya pernah baca kalo daya tampung otak manusia itu lebih besar daripada hard disk berukuran tetabyte. Dan katanya, sampai manusia mati, daya yang di pakai otak untuk menyimpan memori dan bekerja itu tidak sampe seperempatnya. Einstein saja yang katanya manusia terpintar "cuma" menggunakan sepertiga kemampuan memori otaknya. Simpel kata, ketika mati, otak kita masih banyak menyisakan space yang belum terpakai. Dan sangat disayangkan sekali, dengan daya tampung otak yang sebesar itu, kita hanya mampu menjadi plagiator/follower. 


Lalu bagaimana dengan saya?


Dari dulu saya mencoba menekankan pada diri sendiri untuk lebih menekan otak pada titik batas tertinggi. Mencoba lebih kreatif dan inovatif. Meyakinkan diri saya untuk bisa dan bisa. Kalau orang lain bisa kreatif, kenapa kita ga? Toh otak manusia dimana-mana sama kok, baik ukurannya, bahan dasarnya, juga posisinya. Yang membedakan hanya cara kita untuk menggunakannya. Juga mindset kita kepada otak. 

Saya suka mencontoh konsep orang, tapi bukan untuk di pakai mentah-mentah. Saya coba sederhanakan atau malah saya buat lebih besar jika mampu. Saya suka mencari referensi, bukan tuk di copy paste, tapi hanya sebagai contoh acuan yang bisa diperbaiki atau di buat lebih baik. 

Kalo kita bisa menjadi seorang kreator, buat apa menjadi plagiator? Dengan menjadi kreator, karya situ di kenang sepanjang masa dan juga memberi nafas baru. Menjadi plagiator? Cuma pujian sesaat lalu jatuh dan tak dikenal. Lagian menjadi sebuah kehinaan buat saya kalo hidup cuma untuk memplagiat karya orang. Plagiator cuma menunjukkan dua hal, apakah dia tidak kreatif, ato malah tidak punya ciri khas, makanya memplagiat. 

Menjadi inovator lebih baik malah, karena situh di tuntut selalu keluar dengan ide dan pemikiran segar, kadang gila. Ini juga membuat otak situh sepuluh kali lebih baik daripada yang lain, karena selalu diasah dan berpikir. Inovator ga pernah mati. Follower? Sekali situh "menasbihkan" diri menjadi follower, selamanya akan menjadi pengikut. Masa depan pengikut? Tak pernah lebih baik daripada seorang babu. Kenapa? situh mengekor. Situh mengikuti, bukan di ikuti. 

Tapi kan jalan untuk menjadi kreator dan inovator itu susah! Emang iya!!, dan lagi emang ga ada yang gampang kalo ingin menjadi "sesuatu" atau "seseorang". Mau gampang? ya jadilah plagiator atau follower. Tugas situh cuman meniru dan bertepuk tangan serta berteriak amin. 


Ciputra sukses kenapa? Dia kreator. Kalo ditanya siapa entepreuner sukses di Indonesia? Saya rasa kompak kita menjawab Ciputra. Bagaimana Ciputra mengawali karier entepreneurnya? Ciputra muda hanya memelihara kambing, yang dirawat hingga beranak pinak hingga hasilnya di jual. Mendapat keuntungan, lalu dia membeli binatang yang bernilai lebih besar, dirawat lalu di jual. Begitu terus siklusnya selama berpuluh tahun, hingga akhirnya sukses. Tau mimpi awalnya Ciputra? Dia cuma ingin punya usaha yang besar dan stabil. Hasilnya? Lihat sendiri. 

Aqua itu apaan? Itu merek dagang inovator. Sebelum ada Aqua, siapa sih yang mau iseng menjual aer putih dalam botol plastik, sementara air di muka bumi ini melimpah? Semua ga ada yang mau, tapi Aqua mau. Dan hasilnya? Saat ini, setiap orang yang bicara air mineral pasti menyebut Aqua. 

Itu cuma contoh kecil. Masih banyak contoh nyata lainnya di sekitar kita yang hebat dan lebih hebat. Kreator dan inovator yang pada awalnya di katain gila karena ide gilanya. Mereka-mereka yang awalnya mendapat sebutan pemimpi yang akhirnya sukses. Ya mereka-mereka itu yang berani berpikir out of the box. Dan untungnya masih banyak orang-orang seperti itu jaman sekarang, meski sudah terimpit dengan para plagiator dan follower. 

Mungkin kita masih hidup tanpa lampu kalo Edison ga iseng eksperimen. Mungkin kita masih aja surat-suratan kalo Bell mau main aman. Kita juga mungkin masih jalan kaki kalo aja si Ford ga kepikiran kendaraan bermesin. Dan juga mungkin ga ada yang namanya koran kalo si Julius Caesar tidak iseng menulis pada batu dan menyebarkan pada rakyatnya. 

Iseng? iye, awalnya mereka iseng. Tapi iseng yang kreatif, iseng yang inovatif. Yang menghasilkan. Kita bisa ga? Bisa dong, lha wong otak kita sama, berat jenisnya sama, bahannya sama. Tinggal gimana kita menggunakannya.







kaskus.us

Sabtu, 03 Desember 2011

Malam pulang takziah di rumah mbah jam 8-9 malam sungguh ngantuk karena aku pulang juga waktu sudah magrib,Ya Allah sampai rumah aku nyuci alat kue untuk besok pagi,sampai jam setengah 10.Capek terasa  aku rebahkan badan dan pasang alarm jam 2 pagi.
Kudengar alarm sudah pukul 2 pagi,aku terasa tidak kuat bangun,tapi ingat terus dengan adonan kue.Aku rebahan saja dulu karena masih terlalu malam('pikirku').Jam setengah 3 pagi,ah tidur bentar lagi,jam 3 kurang seperempat aku ciba bangun kembali,ke kamar mandi,berwudlu kemudian sholat malam.
jam 3 pagi aku coba persiapkan alat dan mulai membuat adonan kue,pikiranku sudah kemana mana,Ya Allah sukseskan ini.Amin('doa dalam hati').
Aku lanjutkan sampai terdengar adzan shubuh,aku masih buat adonan,beberapa menit kemudian,Aku ingin sholat shubuh('dalam hati').
Selesai dan aku sholat.Aku tidak tahu nanti kue kan jadi apa,pintaku kepadamu Tuhan('dalam hati dengan berharap').
Kue sudah dimasukkan kukusan sama ibu dan bapak,ya itu aku kasih stopwatch 15 menit,16 menit baru kubuka hasilnya kurang memuaskan.Ibu berkata ditunggu nanti dulu,sampai 20 menit.Kue aku angkat dan tiriskan dan hasilnya belum memuaskan,hasilnya bantet dan kaku.aku lemas sekali sebelum buka kue itu.Aku sudah jauh jauh beli bahan dan terlanjur bilang si bos mau nitipin kue,tapi hasilnya bantet.Aku coba bernafas panjang.Ya Allah,tidak jadi aku setorkan,,kesal dan ingin pingsan :,(
Berangkat kerja sudah loyo,ditambah motorku tidak nyala,aku duduk lemas,bapak pulang dan dipinjami motor bapak,kadi aku pakai punya bapak..Berangkat lah..
Dijalan aku cuma tersenyum pilu,meskipun letih aku tetap tersenyum karena ALLAH masih mengujiku,, :-)

Selasa, 29 November 2011

Cara Mengatasi Masalah

Mungkin banyak diantara kita yang mengeluh karena masalah datang dengan bertubi - tubi,baik saya akan memberi tips untuk sahabat sekalian untuk mengatasi masalah(versi saya)
Poin- poin nya adalah 

  1. Langkah pertama adalah 'senyum' dan katakan dalam hati (ALL IS WELL)
  2. Bersikap tenang & tidak gugup
  3. Pikirkan semua masalah pasti ada jalan keluarnya
  4. Cari ide & lakukan usaha penyelesaian dengan jalan musyawarah
  5. Langkah akhir Berdoa kepada ALLAH YME (karena masalah begitu kecil dihadapan-Nya)

Senin, 21 November 2011


Masa Smp (Cinta Pertama)


Kata orang memang benar masa yang indah adalah masa-masa Smp.Benar aku telah rasakan saat itu,sekolah kami mengadakan perkemahan PMR gabungan dengan Smp Favorit (aku aktivis PMR di salah satu Smp Swasta).Ditengah kegiatan perkemahan yang begitu melelahkan dan tidak terlupakan olehku.Ya,aku sebagai panitia dan seorang yang tampan dari Smp lain menemaniku.Dia tersipu malu dan juga aku,disetiap kesempatan aku selalu bertemu dengannya (inisial R,tampan,ramah,berwibawa).Pernah bersanding dengannya,matanya yang bulat,rambut hitam berponi yang terurai,kulit sawo matang,sedikit lesung di pipi merontokkan hatiku.Ya ALLAH aku berharap dia tidak melupakan pertemuan itu denganku.(bersambung...*)Lagu yang mengingatkanku padanya untuk bertemu di Ruang Rindu hanya dengannya :)




Ruang Rindu
oleh: Letto

Di daun yang ikut mengalir lembut terbawa sungai ke ujung mata

Dan aku mulai takut terbawa cinta menghirup rindu yang sesakkan dada

Jalanku hampa dan ku sentuh dia, terasa hangat di dalam hati

Kupegang erat dan kuhalangi waktu, tak urung jua ku lihatnya pergi


Tak pernah kuragu dan selalu kuingat kerlingan matamu dan sentuhan hangat

Ku saat itu takut mencari makna, tumbuhkan rasa yang sesakkan dada

Kau datang dan pergi begitu saja, semua ku terima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu


Kau datang dan pergi begitu saja, semua ku terima apa adanya

Mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu

Rabu, 12 Oktober 2011

"Patah Hati"


Isi hatiku saat ini tidak tenang
teringat kamu yang tiba tiba hilang
kamu tidak tahu betapa kecewaku
ku pendam luka ini dalam hatiku

Kamu begitu kejam kepadaku
aku tidak menyangka ini kan terjadi padaku
Terimakasih kamu telah ukir hidupmu
walau sedikit waktu yang kamu berikan padaku

Oh Tuhan,,aku mohon kuatkan hamba ini
untuk setiap harinya padaku
walau kini perih kurasa hati
aku percaya Tuhan memberikan yang terbaik padaku

Tuhan,,aku mohon hambamu ini selamatkan
beri kebahagiaan selalu
berikan lelaki yang memang tercipta untukku
yang terbaik diantara yang baik
Amin....

Selasa, 13 September 2011


Karir Masa Depan

Jika Anda baru lulus –atau masih calon– dari pendidikan tinggi, maka Anda sebenarnya tidak tahu banyak, seperti apa hari-hari yang akan Anda lewati di kantor –jika nanti Anda mendapatkan pekerjaan. Akan seperti apa pekerjaan Anda? Apa yang akan diharapkan oleh bos dan kolega terhadap diri Anda? Dunia kerja sedang mengalami perubahan dengan sangat drastis. Tipikal tempat kerja pada 2011 tampak sangat berbeda dari tipikal kantor pada 20 tahun yang lalu. Teknologi baru dan perubahan gaya hidup menuntut Anda untuk bekerja dengan cara yang berbeda dari orangtua Anda dulu.

Inilah kecenderungan utama yang perlu Anda cermati

1. Lingkungan kerja telah berubah. Dengan teknologi baru, orang bisa bekerja dengan lebih cerdas, dan menggunakan waktu lebih sedikit untuk hal-hal yang tidak produktif. Secara global, pekerja menghabiskan rata-rata satu jam untuk pergi ke kantor. Tapi, makin luas dan cepatnya koneksi internet memungkinkan mereka bekerja sedikitnya sekali dalam seminggu dari rumah, dan itu menghemat dua jam perjalanan ke kantor per hari.

Sebuah survei baru di Inggris memperlihatkan bahwa hampir separo dari perusahaan terbaik mengizinkan karyawan untuk mengerjakan tugas mereka di rumah. Tentu saja bekerja dari rumah menimbulkan pertanyaan, seperti bagaimana yang bersangkutan bisa fokus dan produktif. Tapi, teknologi juga mengatasi masalah itu dengan solusi-solusi seperti workstreaming, di mana orang bisa dipantau oleh atasan dengan perangkat online.

Seiring makin banyaknya karyawan yang bekerja dari rumah dan melahirkan apa yang disebut kantor virtual, banyak perusahaan mengurangi ruangan untuk karyawan. Bahkan, banyak karyawan kini tak punya meja di kantor. Mereka membawa laptop ke mana-mana, dari rumah ke kantor dan ketika bertemu klien. Di kantor, mereka bisa memakai meja mana saja yang tersedia. Bagi perusahaan, ini mengurangi biaya untuk listrik dan sewa ruang.

Pada sisi lain, ketika banyak perusahaan “mempersempit” kantor mereka, sejumlah perusahaan lain memperbanyak fasilitas untuk menarik talent terbaik mereka. Google misalnya, menyediakan kafetaria, salon, bengkel mobil, kelas bahasa, kelas senam dan voli pantai. Perusahaan lain berusaha menyediakan fasilitas-fasilitas khusus.

2. Selain lingkungan kerja, waktu untuk bekerja pun berubah. Rumus lama jam kerja, dari 9 hingga 5, kini ditantang untuk lebih fleksibel. Pada hari-hari tertentu, Anda harus menyelesaikan laporan sehingga pulang agak malam. Pada hari lain, Anda bisa pulang cepat untuk pergi ke tempat fitnes atau nonton pekan pemutaran film bersama teman-teman. Fleksibilitas menjadi aturan main baru yang dituntut di mana-mana. Jam kerja yang fleksibel tidak hanya memungkinkan Anda bekerja sesuai permintaan, tapi juga ketika suatu hari Anda bekerja lebih lama, Anda bisa mengambil libur sebagai gantinya pada hari lain.

Masih berkaitan dengan fleksibilitas kerja, kini makin banyak perusahaan yang memberikan cuti panjang bagi karyawan. Ini fasilitas yang menarik terutama bagi generasi muda –generasi Anda– yang ingin punya kesempatan sekali dalam setahun untuk bepergian jauh.

3. Sekarang, bagaimana dengan pekerjaan itu sendiri? Teknologi menjadi faktor terpenting. Makna “bekerja” berubah secara dramatis seiring dengan perubahan pada penggunaan teknologi. Sejumlah pekerjaan menjadi kuno, dan pekerjaan baru, muncul. Kini, kita menggunakan email, mengirim pesan instan, melakukan riset secara online dan memanfaatkan program-program komputer otomatis untuk menyelesaikan pekerjaan.

Anda akan memasuki dunia kerja yang telah diwarnai dengan pertumbuhan komputer game, dan sambil bekerja Anda berkirim SMS dan pesan instan kepada teman-teman. Anda diperhitungkan sebagai generasi yang memiliki perangkat skill yang menuntut bos Anda untuk mengelolanya –generasi serba bisa, dan memiliki sedikit kesabaran untuk meeting panjang.

4. Jadi, Anda diharapkan lebih berdaya dan lebih bagus dalam memecahkan persoalan –dibandingkan generasi pendahulu Anda. Tentu saja, jika teknologi dengan sangat efektif bisa meningkatkan efisiensi kerja, dia juga bisa mengganggu produktivitas. Teknologi membawa dampak (buruk) di kantor. Pekerja kini punya jaringan email yang harus selalu dicek, ada video-video dari YouTube yang bisa dilihat setiap saat, dan game realitas virtual yang bisa dimainkan sambil bekerja. Semua itu menuntut perusahaan untuk melakukan pengawasan, dan bila perlu tindakan pencegahan.

5. Bagaimana dengan gaji? Penting untuk diketahui sejak dini, meskipun harapan terhadap diri Anda terus meningkat, tapi gaji rupanya belum mengikuti. Berbagai riset menunjukkan, kesenjangan (gaji) antara top management dengan karyawan “biasa” masih akan lebar. Jadi, Anda harus tetap kerja keras dan mencapai puncak untuk mendapatkan gaji tinggi.

6. Yang jelas, kini Anda tahu bahwa kaum pengusaha telah dan semakin peka untuk membahagiakan karyawan dengan berbagai bentuk fasilitas. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa kini mulai muncul kader baru karyawan yang bekerja pada bidang-bidang pekerjaan yang ekstrem. Extreme job. Harvard Business Review mendefinisikannya sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh para profesional bergaji tinggi yang bekerja dengan gila: cepat, dibawah deadline ketat, bekerja sampai di luar jam kerja reguler, siap sedia untuk klien 24 jam sehari 7 hari seminggu, berada di kantor sedikitnya 10 jam sehari, sering bepergian, pekerjaan mengandung banyak hal tak terduga, dan memiliki tanggung jawab yang luas.

7. Fakta-fakta: The Hidden Brain Drain Task Force, sebuah kelompok pemantau tren dunia kerja di AS mensurvei 6% individu bergaji paling tinggi secara global. Hampir 10% dari para super worker itu menghabiskan lebih dari 100 jam setiap minggu untuk pekerjaan mereka. Empatpuluh dua persen mengambil 10 hari libur setiap tahun, dan beberapa dari mereka mengaku selalu menunda rencana liburan mereka.

8. Apakah Anda terobsesi menjadi pekerja ekstrem seperti itu? Sejumlah pengusaha yang smart, bagaimana pun, akan mencermati efek-efek jangka panjang dari pekerjaan-pekerjaan ekstrem dan mendorong para pekerja-super itu untuk lebih memperhatikan keseimbangan hidup dan kerja.

9. Ngomong-ngomong, apa karir masa depan yang tengah atau akan Anda incar? Mungkin akuntan, manajer, tenaga pemasaran, atau peneliti? Atau, mungkin Anda baru saja merasa bahwa Anda punya energi besar untuk mencoba pekerjaan ekstrem? Permintaan terhadap pekerjaan ekstrem memang akan terus meningkat, tapi jika kita melihat lebih jauh ke depan, pekerjaan-pekerjaan baru yang eksotik akan lebih terbuka.

Senin, 05 September 2011

"Pemanfaatan wortel "


Mengatasi hipertensi:Rata Penuh
Ambil 500 gr wortel cuci bersih kemudian potong-potong, beri sedikit air matang, lalu diblender. Saring, dan minum segera. Usahakan untuk rutin meminum air wortel ini 3 kali dalam sehari.

Mengatasi demam pada anak:

Ambil 200 gr wortel kemudian cuci bersih. Parut dan peras sampai keluar sarinya. Rebus air perasannya, minum selagi hangat.

Mengatasi luka bakar:
Wortel ditumbuk hingga halus dan dioleskan pada luka bakar. Lakukan sesering mungkin sampai luka tidak terasa panas.

Menyembuhkan batuk:
Ambil sebatang wortel lalu bersihkan dan parut. Beri beberapa sendok air panas dan peras. Tambahkan sedikit gula aren, aduk sampai rata. Minum 2 kali dalam sehari.

Mengatasi nyeri haid:

250 gr wortel cuci bersih lalu potong-potong. Tambahkan sedikit air, lalu lender. Usahakan untuk meminum ramuan ini setidaknya 2 kali dalam sehari.

Mengatasi sembelit:

Ambil 2 wortel yang masih muda lalu cuci bersih dan parut. Tambahkan 2 sdm air matang dan sedikit garam, lalu peras. Minum airnya 2 kali sehari.

Menghaluskan wajah:

Ambil 2 – 3 wortel yang sudah dikupas bersih, lalu cuci dan parut. Kemudian langsung oleskan pada wajah sebagai masker. Tunggu sampai kering. Bilas.

Jumat, 19 Agustus 2011

Contoh Undangan Selamatan


Situs Edit Foto Online
  1. . Photofunia
  2. . Faceinhole.
  3. . Pizap.
  4. . Picnik
  5. . Pixenate
  6. . Festisite.
  7. . Funny pho.to
  8. . Fakemagazinecover
  9. . Makemebabies
  10. . Hairmixer
  11. . Be Funky
  12. . FunPhotoBox
  13. . Photo505
  14. . Dumpr
  15. . BigHugesLabs Flicker
  16. . Write On It
  17. . MagMyPic
  18. . Loonapix
  19. . Funny Wow
  20. . Any Making
  21. . Blingee
  22. . Gross Out
  23. . Cut My Pic
  24. . Foto Flexer
  25. . Phxir
  26. . Blibs
  27. . Yx.Keniu.com
  28. . Pic Joke

Minggu, 31 Juli 2011

Cantik Dalam 10 Menit


Jika Anda termasuk salah satu wanita sibuk yang tidak punya banyak

waktu merawat atau merias diri, ada beberapa tips yang bisa membantu

Anda tampil cantik dalam 10 Menit. Cara yang dikutip dari All Women's

Talk ini bisa dilakukan saat Anda dikejar waktu, misalnya harus hadir

dalam acara spesial atau meeting dengan kolega.

1. Wajah Bersih Sekejap Membersihkan wajah tidak harus memakan waktu cukup lama.

Anda hanya perlu 60 detik untuk wajah bersih sempurna dengan

menggunakan tisu pembersih atau cleansing wipes yang mengandung

pelembab.


2. Kulit Segar Bercahaya Anda bisa mendapatkan kulit sehat bercahaya dalam sekejap dengan

pengelupasan instan. Mandilah dengan exfoliating body wash atau

sabun mandi dengan butiran scrub. Cara ini akan membantu

menghilangkan kulit kusam segera setelah Anda mandi.


3. Kurangi Mata Sembab Mata sembab, bengkak dan berkantung sangat mengganggu

penampilan. Segera atasi dengan menempelkan sendok dingin

yang sebelumnya dimasukkan dalam kulkas atau direndam dalam

air es. Biarkan menempel di mata selama 60 detik, dan mata sembab

akan lebih segar seketika.

4. Tubuh Wangi Sentuhan wewangian akan membuat Anda tampil menarik dalam

sekejap. Pilih parfum beraroma segar dan ringan. Kenakan di

belakang telinga dan pergelangan tangan agar harumnya lebih

semerbak.

5. 'Face Lift' Instan Tidak perlu ke meja operasi untuk mendapatkan wajah yang

tampak kencang. Hanya dalam hitungan menit, Anda bisa tampil

lebih muda. Caranya, sapukan blush-on pada tulang pipi. Kemudian

bubuhkan shimmery powder di area apple of the cheek (area pipi yang

membulat saat Anda tersenyum). Trik ini akan menonjolkan daerah

mata Anda dan membuat Anda tampak lebih muda.

6. Mata Ekspresif Kosmetik paling tepat yang bisa Anda gunakan ketika harus tampil

cantik dalam sekejap adalah maskara. Pulaskan maskara hitam di

bulu mata atas dan bawah, mata Anda akan tampak lebih lebar.

Pilih maskara yang berfungsi melentikkan dan memanjangkan bulu mata.

7. Bibir Segar Segarkan wajah dalam sekejap dengan lip gloss warnapink natural.

Oleskan tipis-tipis menggunakan aplikator atau kuas bibir, bila lip

gloss dikemas dalam pot atau palet.

Selasa, 28 Juni 2011

Panduan untuk Siswa-Siswi SMP Dan SMA

Tips & Cara Memilih Jurusan Kuliah Di Perguruan Tinggi Yang Baik

Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusa yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda di masa depan.

Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Selamat berjuang.


Sabtu, 28 Mei 2011


Puisi Untuk mu....
Sahabatku dengar aku,
Terimakasih ku untuk mu,
Telah mewarnai hari ku,
Gelak Tawa mu,
Aku ingat selalu,
Dan aku kan selalu rindu,
Torehan harum mu,
Kan aku ingat sampai akhir hayat ku,,
^_^

Selasa, 26 April 2011

Tips Mencari Jodoh

1. Jika kita ingin mendapatkan jodoh maka kita harus berkosentrasi bukan kepada mana yang harus dipilih tapi kosentrasi dengan melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik.


2. Jangan pernah mengharapkan seseorang untuk jadi seperti yang kita harapkan tapi lebih melihat bagaimana kita menempat...kan diri kita terhadap orang lain.


3. Jika belum memiliki pasangan hidup kita tetap harus memposisikan untuk siap dan berani menanggung segala resikonya dalam membina rumah tangga.


4. Jangan jadikan traumatik masa lalu sebagai patokan sehingga tidak memberikan solusi ke arah yang lebih baik.


5. Carilah soulmate sebanyak-banyaknya agar silaturrahim nya baik.


6. Jangan pernah menilai, memberi label, dan kesimpulan kepada seseorang karena jodoh atas ridho ALLAH semata,manusia hanya wajib berikhtiar tapi ALLAH SWT yang menentukan segalanya.


7. Tidak perlu mengkhawatirkan usia, di usia berapapun menikah baik jika kita mau mempertanggung jawabkan pernikahan kita terhadap ALLAH SWT dan pasangan.


8. Teruslah berdoa karena doa merupakan proposal kita terhadap ALLAH SWT, jangan pernah berprasangka buruk terhadap ALLAH SWT....


Bagaimana konsep jodoh?


1. Konsep jodoh adalah soulmate atau belahan jiwa.


2. Banyak orang sering melupakan konsep jodoh yaitu melakukan perubahan dan saat menerima perubahan.


3. Pada saat mencari jodoh sering melihat secara fisik saja, sehingga tidak mendorong seseorang mencari pasangan hidup sesuai dengan apa yang diidamkan.


4. Orang menikah sebaiknya terkonsep bukan sekedar mencari keturunan semata tapi lebih untuk meningkatkan amal ibadah.


Ketika ALLAH SWT menentukan jodoh manusia, apakah si A harus berjodoh dengan si B / apakah kita sendiri yang menentukan pilihannya?


1. Perkawinan terjadi bila ada komitmen antara Yang Di Atas, dirinya dan pasangannya.


2. Kalo soulmate belum terjadi komitmen besar.


3. Persoalannya adalah seringkali orang tidak melihat apakah soulmate ini merupakan kehendak ALLAH SWT atau kehendak sendiri.


4. Persoalannya lebih sejauh kepada sejauh mana ikhtiar / berdoa kita dalam berbagi dengan soulmate.


5. Jadi penilaiannya adalah jangan ambil keputusan bila belum mendapat ridho ALLAH SWT.


Apa yang menjadi penyebab wanita terlambat memperoleh jodoh?


1. Bisa traumatik masa lalu sehingga takut melangkah ke masa depan.


2. Wanita cerdas dan pintar mampu mengambil keputusan untuk menikah bukan karena umur tetapi lebih mewaspadai apa yang harus dilakukan dalam satu komitmen diri.


3. Kadang - kadang kemungkinan orang ragu pilihan sendiri bila ada yang lebih baik / ganteng / lebih superior dari dia nya sendiri.


Bagaimana bila jodoh tak kunjung datang?


1. Kita ambil hak prerogatif ALLAH SWT dari keputusan apa pun.


2. Gagal mungkin jalan yang terbaik untuk diri kita sendiri.


3. Banyak orang yang berandai - andai daripada ketimbang memberi keputusan matang terlebih dahulu.


4. Seharusnya tetap optimis dan tidak putus asa.