-
Zoomtemplate.com is a free professionally designed and search engine optimized Blogger Templates collection. It is currently the fastest growing Blogger Templates blog.The blog has numerous templates which are categorized properly in a Categories menu and Tags so it is for you to find the right Blogger templates for your Blogger/Blogspot blog -
Zoomtemplate.com is a free professionally designed and search engine optimized Blogger Templates collection. It is currently the fastest growing Blogger Templates blog.The blog has numerous templates which are categorized properly in a Categories menu and Tags so it is for you to find the right Blogger templates for your Blogger/Blogspot blog. -
Zoomtemplate.com is a free professionally designed and search engine optimized Blogger Templates collection. It is currently the fastest growing Blogger Templates blog.The blog has numerous templates which are categorized properly in a Categories menu and Tags so it is for you to find the right Blogger templates for your Blogger/Blogspot blog. -
Zoomtemplate.com is a free professionally designed and search engine optimized Blogger Templates collection. It is currently the fastest growing Blogger Templates blog.The blog has numerous templates which are categorized properly in a Categories menu and Tags so it is for you to find the right Blogger templates for your Blogger/Blogspot blog. -
Zoomtemplate.com is a free professionally designed and search engine optimized Blogger Templates collection. It is currently the fastest growing Blogger Templates blog.The blog has numerous templates which are categorized properly in a Categories menu and Tags so it is for you to find the right Blogger templates for your Blogger/Blogspot blog.
Rabu, 18 Januari 2012
Indahnya Jika Berfikir Positif
Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik. Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata,“Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.” Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.” Tetapi Pygmalion berkata,“Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”. Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.”
Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.
Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.
Kawan-kawan Pygmalion berkata, “Ah,sebagus- bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu.”
Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya.
Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani. Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif. Misalnya, Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.
Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif. Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes. Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.
Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.
Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, “Barangkali ia sedang mencoba membujuk,” atau kita mengomel, “Ah, hadiahnya cuma barang murah.” Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, “Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita.”
Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai. Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.
Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan. Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.
MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only…….. ….how nice!!!!
Minggu, 08 Januari 2012
10 Kesalahpahaman tentang Kesuksesan
Namun, sukses lebih dari itu. Karena menurut saya kalau kita kaya raya tetapi belum memiliki kepuasan akan kekayaan dan tidak bahagia maka hal itu belum bisa dikatakan sukses. Ada beberapa kesalahpahaman tentang arti kesuksesan. Adapun kesalahpahaman itu saya ambil dari buku The Inspiring Success. Sebagai berikut.
Kesalahpahaman 1
| Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain. Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya. |
| Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya. |
| Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90…) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar. |
| Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu. |
| Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu. |
| Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses. Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan. |
| Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang. Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda. |
| Sukses adalah bila semua orang mengakuinya. Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses. |
| Sukses adalah tujuan. Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan “atas hal apa?” |
Kesalahpahaman 10
| Saya sukses bila kesulitan saya berakhir. Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya. |
Sabtu, 31 Desember 2011
Cara Bantu Anak Temukan Bakatnya Lewat Ekstrakulikuler
Lisa J. Crockeet, PhD, seorang profesor di University of Nebraska, menyarankan untuk memotivasi anak agar mengikuti kegiatan ekstrakulikuler di sekolah. Lisa mengatakan, "Terlibat dalam ekstrakulikuler memberikan banyak manfaat pada aspek kehidupan seorang anak, baik sekarang maupun di masa mendatang."
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ekstrakulikuler mampu mendapatkan nilai yang bagus, kepercayaan diri yang tinggi, manajemen waktu yang baik, cenderung menghindari alkohol dan narkoba serta drop-out. Menurut penelitian yang dilakukan Thomas Fritsch, PhD dari Parkinson Research Institute di Aurora Sinai Medical Center Milwaukee, kegiatan ekstrakulikuler mempengaruhi kemampuan kognitif seorang anak di masa mendatang. Jika anak Anda mengikuti aktivitas tersebut semasa sekolah, maka pada umur 75 tahun, ingatannya masih cukup bagus.
Mendorong anak Anda untuk ikut dalam kegiatan ekstrakulikuler membantunya untuk mencari jati diri. Dari aktivitas ini, dia bisa mengetahui siapa dia dan apa yang ingin dia lakukan. Lebih jauh, anak Anda akan menemukan hal apa yang dia sukai dan bidang yang dia kuasai. Ekstrakulikuler memberikan tiga hal yang bermanfaat bagi anak Anda yaitu aktivitas, aspirasi dan prestasi. Tapi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengikutkannya dalam kegiatan ini, seperti yang dikutip dari Good Housekeeping Amerika.
1. Mencoba Dua Kegiatan
Anda bisa membantu anak menemukan bakatnya dengan mendorongnya untuk mengikuti ekstrakulikuler, namun berapa banyak dan aktivitas yang seperti apa yang dia suka? Cobalah untuk mengikutkan dia dua kegiatan terlebih dulu, misalnya balet dan piano untuk anak perempuan atau basket dan gitar untuk anak laki-laki Anda.
"Terlalu banyak tanggung jawab yang diambil oleh seseorang membuat mereka frustasi," tulis Tina Seelig, PhD, seorang ahli syaraf, pada bukunya What I Wish I Knew When I Was 20: A Crash Course on Making Your Place in the World. Sehingga Tina menyarankan untuk mencoba dua kegiatan saja bagi anak Anda. Hal ini dirasa cukup efektif untuk mengetahui kegiatan mana yang lebih mereka sukai.
2. Berikan Cukup Banyak Waktu
Anak yang telah mengetahui minat dan bakatnya sejak usia dini, memang bisa menjadi seorang yang ahli di bidang tersebut ketika dewasa. Namun presentase anak-anak yang seperti itu hanya sekitar 20%. Sekitar 25% anak-anak menemukan bakatnya setelah hanyut mengikuti arus yang ada di sekitarnya.
Sisanya sekitar 50-60%, masih mencari apa yang menjadi minatnya dan masih belum menemukannya sampai beranjak remaja. Menurut William Damon, PhD, direktur Stanford University Center on Adolescence dan penulis 'The Path to Purpose: How Young People Find Their Calling In Life', remaja yang masih belum menemukan minat dan bakatnya cenderung menjadi pemimpi dan penggemar amatir. Pemimpi adalah mereka yang mempunyai angan-angan terlalu tinggi tapi tidak berusaha meraihnya, sedangkan penggemar amatir adalah mereka yang masih terus mencoba satu per satu kegiatan sampai menemukan apa yang menjadi minatnya.
Anak-anak tipe pemimpi maupun penggemar amatir pada dasarnya adalah anak-anak hebat yang melakukan sesuatu seperti yang diharapkan pada mereka; mengikuti ekstrakulikuler dan mengerjakan PR. Pada akhirnya mereka akan menemukan bakat mereka, hanya saja butuh lebih banyak waktu. Anak muda jaman sekarang memang disuguhi banyak pilihan dan kesempatan, tugas orang tua adalah membantu mereka mengasah bakatnya, begitu saran Damon.
Banyak orangtua yang frustasi ketika anak mereka meninggalkan kegiatan yang telah diikutinya beberapa saat, hal itu sangat wajar terjadi, begitu kata Katharine brooks, EdD, direktur Liberal Arts Career Services University of Texas dan pemulis buku "You Majored in What?". Menurutnya, Anda tidak perlu khawatir jika anak Anda bersikap seperti itu. Katarhine sendiri telah melakukan pengembaraan untuk menemukan apa yang menjadi gairah hidupnya. "Anda tidak hanya menggunakan waktu untuk menemukan apa yang Anda inginkan, tapi Anda juga perlu menggunakan waktu untuk mencari tahu apa yang tidak Anda inginkan," kata Katarhine.
3. Coba Lagi
Para ahli menyebutkan ada tiga tahapan belajar. Tahap pertama adalah Inkompetensi Bawah Sadar, saat anak tidak tahu apa yang mereka tidak tahu. Tahap kedua adalah Inkompetensi Sadar, katika anak sadar bahwa apa yang dia kerjakan cukup sulit dan dia bertahan. Tahap ketiga adalah Kompetensi Sadar, saat anak melakukan upaya untuk mempelajari sebuah kegiatan.
Ketakutan dan ketidakamanan harus diatasi. Beberapa anak yang perfeksionis akan merasa frustasi ketika mereka tidak dapat melakukan kegiatan tersebut dengan baik, sehingga mereka memilih untuk berhenti. Antara tahap 2 dan tahap 3 biasanya terjadi jeda yang disebut periode terbengkalai, dimana seorang anak akan meninggalkan kegiatannya sejenak karena berbagai alasan. Saat dia mulai mengerjakan kegiatan itu kembali, dukunglah dia karena saat itulah dia telah siap untuk melakukan kegiatan tersebut secara lebih serius.
4. Mencari Celah
Ada kalanya Anda harus berhenti mendorong anak Anda untuk melakukan kegiatan yang nampaknya tidak terlalu dia sukai. Cobalah untuk mencari celah dengan mendengar dan mengamati apa yang disukainya. Anda bisa mengamati tontonan favoritnya di tv, atau Anda bisa bertanya "Apa yang akan kita lakukan untuk mengisi liburan?"
Hal-hal kecil bisa mengarahkan seorang anak pada apa yang sesungguhnya dia sukai. Misalnya seorang anak yang suka membantu orang tuanya memasak, mungkin dia memiliki minat pada tata boga. Atau ketika seorang anak suka dengan film-film dengan genre scientis, mungkin dia berbakat dalam bidang ilmiah. Bahkan jika anak Anda suka membongkar-bongkar komputer biarkan dia melakukan hal tersebut, mungkin dia tertarik dengan hal-hal yang berbau teknologi.
wolipop.com
9 Resolusi Proaktif untuk Karier Cemerlang
1. Cek kembali manajemen karier Anda.
Untuk memastikan Anda berada pada jalur karier yang tepat untuk Anda, maka tak ada salahnya untuk mengecek kembali dan intropeksi diri Anda dengan pertanyaan seperti, "Dalam pekerjaan ini apakah saya bisa sepenuhnya memanfaatkan keahlian saya?", "Apa visi lima tahun saya ke depan, dan apakah karier saya yang sekarang bisa mewujudkan hal ini?", "Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sekarang ini?"
2. Miliki pola pikir proaktif.
Terkadang banyak orang yang terperangkap untuk selalu menunjukkan nilai dan kemampuan mereka, tapi sayangnya mereka tidak pernah mendapatkan apa yang mereka inginkan karena mereka tidak berpikir proaktif dan malu bertanya. Dalam manajemen karier, menjadi rendah hati dan proaktif memang sangat dibutuhkan.
3. Temukan "merek" Anda dan "jual diri" Anda.
Seringkali, banyak orang tidak mampu "menjual diri" mereka dengan baik ketika mencari pekerjaan baru atau bersaing untuk mendapatkan posisi baru di kantor mereka saat ini. Temukan berbagai hal yang menjadi kekuatan Anda dalam bekerja. Setelah Anda menemukan kekuatan diri, Anda akan lebih mudah mengkomunikasikan keterampilan, potensi, dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.
4. Memotivasi diri.
Untuk mendapatkan posisi dan karier yang lebih baik lagi maka Anda tak boleh berhenti untuk tetap belajar dan memotivasi diri. Ambillah sebuah kelas keterampilan atau kembali ke bangku kuliah untuk mengembangkan keterampilan dan memajukan karier Anda tanpa mengganggu pekerjaan Anda.
5. Membangun Networking.
Tak bisa dipungkiri bahwa adanya jaringan atau networking bisa berpengaruh pada peningkatan karier Anda. Terutama jika pekerjaan Anda berhubungan dengan orang lain dan membutuhkan adanya hubungan dengan orang lain. Namun Gorman mengatakan, bahwa sebenarnya networking ini hanyalah sebagai alat pendukung untuk melakukan pekerjaan Anda, bukan sepenuhnya dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan.
6. Terus belajar.
Jangan pernah malu untuk tetap terus belajar dari orang lain yang lebih sukses untuk membantu membangun kemajuan karier Anda. Namun, jangan hanya belajar dari satu orang saja, ada baiknya untuk belajar dari beberapa orang sukses sekaligus. Karena dengan berkonsultasi pada beberapa orang sekaligus, Anda dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan dari berbagai sudut pandang.
7. Jangan terlalu banyak berasumsi.
Jangan biarkan asumsi negatif Anda tentang industri atau posisi pekerjaan tertentu menghambat kemajuan karier Anda. Jika kebetulan Anda ditawarkan untuk mengisi posisi jabatan baru, maka jangan terlalu berasumsi negatif. Sebaiknya lakukan beberapa penelitian sederhana tentang pekerjaan tersebut dan posisinya agar Anda bisa melakukannya dengan baik. Jangan mudah menyerah dan pesimis sebelum Anda mencobanya karena terpengaruh berbagai asumsi negatif.
8. Buatlah perencanaan pengelolaan karier.
Buatlah rencana manajemen karier Anda lengkap dengan tolok ukur dan metrik rencana kerja. Hal ini bertujuan untuk membantu visi kerja Anda tetap berada di jalur yang tepat. Selain bekerja, buatlah rencana untuk menghadiri berbagai pertemuan untuk menjalin relasi dengan orang lain sekaligus bisa membantu Anda untuk berpikir proaktif. Seringkali, orang-orang terlena dengan menjalankan kehidupan yang mengikuti arus. Padahal, waktu Anda akan lebih bermanfaat dan menyenangkan, karier pun semakin naik kelas, jika Anda memiliki rencana tertentu pada karier dan hidup.
9. Jadilah teman yang baik untuk diri sendiri.
Kita seringkali mengandalkan teman baik untuk mendapatkan nasihat. Jika Anda begitu yakin dengan nasihat sahabat Anda, mengapa tak coba melakukannya terhadap diri sendiri? Percayalah bahwa Anda bisa memotivasi diri Anda jauh lebih baik karena Andalah yang paling tahu apa yang tepat untuk Anda dan hal yang paling baik yang bisa Anda lakukan.
female.kompas.com
![]() |
Kamis, 08 Desember 2011
Jadilah Kreator Jangan Plagiator. Jadilah Inovator Jangan Follower!!
Sabtu, 03 Desember 2011
Aku ingin berteriak hari ini!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Malam pulang takziah di rumah mbah jam 8-9 malam sungguh ngantuk karena aku pulang juga waktu sudah magrib,Ya Allah sampai rumah aku nyuci alat kue untuk besok pagi,sampai jam setengah 10.Capek terasa aku rebahkan badan dan pasang alarm jam 2 pagi.Kudengar alarm sudah pukul 2 pagi,aku terasa tidak kuat bangun,tapi ingat terus dengan adonan kue.Aku rebahan saja dulu karena masih terlalu malam('pikirku').Jam setengah 3 pagi,ah tidur bentar lagi,jam 3 kurang seperempat aku ciba bangun kembali,ke kamar mandi,berwudlu kemudian sholat malam.
jam 3 pagi aku coba persiapkan alat dan mulai membuat adonan kue,pikiranku sudah kemana mana,Ya Allah sukseskan ini.Amin('doa dalam hati').
Aku lanjutkan sampai terdengar adzan shubuh,aku masih buat adonan,beberapa menit kemudian,Aku ingin sholat shubuh('dalam hati').
Selesai dan aku sholat.Aku tidak tahu nanti kue kan jadi apa,pintaku kepadamu Tuhan('dalam hati dengan berharap').
Kue sudah dimasukkan kukusan sama ibu dan bapak,ya itu aku kasih stopwatch 15 menit,16 menit baru kubuka hasilnya kurang memuaskan.Ibu berkata ditunggu nanti dulu,sampai 20 menit.Kue aku angkat dan tiriskan dan hasilnya belum memuaskan,hasilnya bantet dan kaku.aku lemas sekali sebelum buka kue itu.Aku sudah jauh jauh beli bahan dan terlanjur bilang si bos mau nitipin kue,tapi hasilnya bantet.Aku coba bernafas panjang.Ya Allah,tidak jadi aku setorkan,,kesal dan ingin pingsan :,(
Berangkat kerja sudah loyo,ditambah motorku tidak nyala,aku duduk lemas,bapak pulang dan dipinjami motor bapak,kadi aku pakai punya bapak..Berangkat lah..
Dijalan aku cuma tersenyum pilu,meskipun letih aku tetap tersenyum karena ALLAH masih mengujiku,, :-)
Selasa, 28 Juni 2011
Panduan untuk Siswa-Siswi SMP Dan SMA
Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.
Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusa yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda di masa depan.
Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :
1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat
Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.
Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.
2. Informasi yang Sempurna
Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.
Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.
3. Lokasi dan Biaya
Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.
Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar
4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima
Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.
Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.
Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.
5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan
Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.
Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Selamat berjuang.
RSS Feed
Twitter






